Go to Top
 
kosong
tender
KOMODITI NO TANGGAL
TEH 33 27-08-2014
SAWIT    
  Lokal 154 01-09-2014
  PK - -
  PKM (mingguan) 41 26-08-2014
  PKO (mingguan) 40 26-08-2014
KARET 154 01-09-2014
      Syarat Pembeli
      Tata Cara Penjualan
     bullet_coklat Jadwal Tender
     bullet_coklat FAQ
  Berita  

Posted on [08:55:25 20/07/2011] by admin


20110720115713CPO-KOTABARU.jpg

JAKARTA: Harga minyak kelapa sawit mentah turun dipicu kekhawatiran pertumbuhan produksi yang tidak akan diimbangi permintaan ekspor setelah Ramadan.

Sementara volume produksi diperkirakan terus bertambah melewati periode puncak.

 

Harga kontrak minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk pengiriman Oktober turun sebesar 0,5% menjadi 3.064 ringgit atau setara US$1.017 per ton di Malaysia Derivatives Exchange.

 

Penurunan tipis itu mengakhiri sesi perdagangan pagi di level 3.075 ringgit per ton.

 

Harga kontrak berjangka telah turun 19% pada tahun ini dipicu prospek jumlah persediaan lebih besar karena cuaca yang lebih baik mendorong hasil produksi lebih tinggi di dua negara produsen terbesar dunia, Indonesia dan Malaysia.

 

Sementara itu, harga kontrak CPO di Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia (BKDI) pada hari ini mencapai Rp8.950 per kg, naik tipis dibandingkan harga penyelesaian sesi perdagangan kemarin di level Rp8.900 per kg.

 

Paramalingam Subramaniam, Direktur Pelindung Bestari Sdn yang berbasis di Kuala Lumpur, meyakini kepastian jumlah produksi kelapa sawit. Namun begitu, dia menilai ketidakpastian permintaan muncul setelah Ramadan.

 

"Kami agak yakin terhadap sisi penawaran. Saat ini kita memasuki periode Juli, Agustus, September, yang merupakan periode puncak produksi minyak kelapa sawit. Namun ada ketidakpastian besar di sisi permintaan terjadi setelah Ramadan," ujarnya sebagaimana dikutip Bloomberg, hari ini.

 

Mengacu data Badan Minyak Kelapa Sawit Nasional, produksi minyak kelapa sawit Malaysia naik 0,7% menjadi 1,75 juta ton pada Juni yang merupakan level tertinggi dalam 20 bulan.

 

Adapun jumlah pengiriman naik 12,4% menjadi 1,58 juta ton, tertinggi sejak Desember 2008. (arh)

Oleh Anggi Oktarinda

 

Oleh      : Paramalingam Subramaniam

Sumber : Bumn

Kata Kunci :

Harga CPO Terus Melemah

Share This :

  

9/ 10 (Excellent)


Berita Lainnya :
 

RSS Feed PT. KPB Nusantara
Bookmark

 
Perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan

Perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan

Komoditas PTPN
Teh Karet Minyak Sawit
Gula Kopi Kakao