Go to Top
 
kosong
tender
KOMODITI NO TANGGAL
TEH 36 17-09-2014
SAWIT    
  Lokal 168 19-09-2014
  PK - -
  PKM (mingguan) 44 09-09-2014
  PKO (mingguan) 42 10-09-2014
KARET 167 18-09-2014
      Syarat Pembeli
      Tata Cara Penjualan
     bullet_coklat Jadwal Tender
     bullet_coklat FAQ
  Berita  

Posted on [11:36:03 23/05/2013] by admin


20130523113904HPP-GULA.jpg

Rabu, 22 Mei 2013

SOLO, JAWA TENGAH - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo menyatakan harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat saat ini cenderung stabil, setelah pada pekan kedua Mei 2013 mengalami kenaikan terkait rencana kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Hasil inspeksi lapangan menunjukkan bahwa barang-barang yang harganya naik pada pekan kedua Mei 2013, saat ini kecenderungannya sudah mulai stabil kembali," kata Sekretaris Tim Teknis TPID Kota Surakarta, Arif Nazaruddin, di Solo, Rabu (22/5). Arif, yang juga Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, menyatakan wacana kenaikan harga BBM memang sempat memicu kenaikan harga berbagai komoditas di daerah itu.

TPID Solo melakukan inspeksi lapangan dengan mengunjungi sejumlah pedagang di pasar tradisional dan beberapa gudang distributor atau pedagang besar di Kota Solo pada Selasa (21/5). Hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) oleh Kantor Perwakilan BI Solo hingga pekan kedua Mei 2013,m menemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu telur ayam ras, daging ayam ras, cabai merah, jeruk, ikan bandeng, beras dan gula pasir.

"Hasil inspeksi lapangan kemarin menunjukkan harga barang-barang itu saat ini cenderungan stabil kembali," kata Arif.

Inspeksi Lapangan

Inspeksi lapangan bertujuan mengidentifikasi penyebab kenaikan harga, meredam ekspektasi inflasi terkait dengan rencana kenaikan harga BBM yang belum jelas, serta sebagai upaya persuasi kepada pedagang agar ikut menjaga stabilitas harga di Kota Solo.

Dari hasil inspeksi terlihat komoditas daging ayam ras harganya stabil sebesar Rp25.000 per kg dari pekan lalu hingga saat ini. Harga jeruk keprok turun dari Rp8.000 menjadi Rp6.500 per kg, jeruk manis stabil di kisaran Rp6.000 per kg, gula pasir stabil di kisaran Rp10.400 per kg, bawang putih jenis kating justru turun dari Rp18.000 menjadi Rp16.000 per kg.

Harga bawang putih jenis sinco juga stabil di kisaran Rp13.000 per kg, ikan bandeng stabil di kisaran Rp10.500 per kg. Telur ayam ras harganya naik dari Rp12.500 menjadi Rp13.500 per kg karena meningkatnya serapan permintaan dari luar daerah.

Harga beras naik dari Rp6.600 menjadi Rp6.800 per kg karena belum masuk masa panen. Harga bawang merah naik dari Rp18.000 menjadi Rp24.000 per kg. Sementara itu stok cabai saat ini agak turun karena di beberapa daerah produsen sedang diselenggarakan pemilihan kepala desa sehingga petani tidak dapat memanen untuk sementara.

Di tingkat distributor, harga cabai merah besar segar naik dari pekan lalu sebesar Rp10.500 menjadi Rp11.500 per kg. Harga cabai merah keriting naik dari Rp11.000 menjadi Rp19.000 per kg, cabai rawit merah naik dari Rp9.000 menjadi Rp19.500 per kg. Sedangkan harga cabai rawit putih relatif stabil di kisaran Rp4.000 per kg pada tingkat distributor, di kisaran Rp5.000-Rp6.500 per kg pada tingkat pengecer. Pasokan cabai untuk Kota Solo didatangkan dari Sragen, Kediri, Mojokerto, Gresik, Banyuwangi, Madura dan Lombok

Oleh             : Arif Nazaruddin
Sumber      : ews.kemendag.go.id
http://ews.kemendag.go.id/berita/NewsDetail.aspx?v_berita=3790
Kata Kunci :

Harga Gula di Solo Stabil

Share This :

  

9/ 10 (Excellent)


Berita Lainnya :
 

RSS Feed PT. KPB Nusantara
Bookmark

 
Perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan

Perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan

Komoditas PTPN
Teh Karet Minyak Sawit
Gula Kopi Kakao