Go to Top
 
kosong
tender
KOMODITI NO TANGGAL
TEH 16 23-04-2014
SAWIT
  Lokal
  Ekspor
  PK
  PKM
  PKO
 
73
3
-
17
17
 
24-04-2014
03-12-2013
-
23-04-2014
23-04-2014
KARET 72 23-04-2014
      Syarat Pembeli
      Tata Cara Penjualan
     bullet_coklat Jadwal Tender
     bullet_coklat FAQ
  Berita  

Posted on [10:50:20 26/06/2012] by admin


20120626112036CPO;INDONESIA-&-PENGUSAHA-KERUBUT-A.S..jpg

JAKARTA: Penggunaan minyak goreng curah hanya akan diperbolehkan bagi industri seiring program Indonesia bebas minyak curah pada 2015.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Gunaryo mengatakan pemerintah telah meminta produsen untuk tidak lagi mendistribusikan minyak goreng curah sampai ke tingkat konsumen.

“CPO (crude palm oil) atau pun minyak curah hanya untuk processing, bukan untuk konsumsi. Tahun 2015, semua (masyarakat) harus sudah mengonsumsi minyak dalam kemasan,” katanya, Senin (25/6).

Menurutnya, hingga kini tinggal Indonesia dan Bangladesh yang masih mengonsumsi minyak goreng curah, padahal Indonesia menempati peringkat ke 16 negara G-20.

Konsumsi minyak goreng curah di Indonesia masih tinggi, yakni 63% dari konsumsi minyak goreng nasional sebanyak 3,2 juta ton pada 2010.

“Tahun 2015, kita harus lebih bermartabat dan hidup higienis,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya sejak 2009 gencar menyosialisasikan penggunaan minyak kemasan dengan merek Minyakita yang diklaim lebih murah, higienis dan berkualitas. Dengan demikian, hak konsumen terpenuhi karena minyak kemasan ini dilengkapi dengan label dan tanda kedaluwarsa.

Dengan penggunaan Minyakita, masyarakat juga akan terhindar dari fluktuasi harga karena harga Minyakita lebih stabil dibanding minyak goreng curah.

Gumaryo mengatakan pihaknya tidak menetapkan target konsumsi minyak goreng kemasan pada tahun ini, tetapi terus melakukan sosialisasi agar Indonesia 100% bebas minyak goreng curah pada 2015.

Tahun lalu, pemerintah melakukan sosialisasi di 8 kota besar di Indonesia, yakni bandung, Yogyakarta, Medan, Denpasar, Makassar, Surabaya, Semarang dan DKI Jakarta.

Adapun tahun ini kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga kota, yaitu Mataram, Padang dan Banjarmasin.

Pemerintah telah menggandeng 24 perusahaan untuk memproduksi dan mendistribusikan Minyakita ke seluruh Indonesia, salah satunya PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Direktur Utama PT PPI Heinrich Napitupulu mengungkapkan pihaknya siap menyukseskan penggunaan Minyakita.

“Penggunaan Minyakita akan dorong stabilitas harga minyak goreng. PPI ditugaskan untuk distribusi dan kami siap,” ujarnya.

PPI sebagai BUMN perdagangan selama ini bergerak di bidang distribusi pupuk, pestisida, semen, aspal, barang konsumsi, serta bahan kimia berbahaya untuk memasok industri pertambangan dan kosmetik. (08/Bsi)

Oleh      : Gunaryo, Dirjen Dagri Kemendag.
Sumber : bisnis.com
Kata Kunci :

2015, Minyak Goreng Curah Hanya Untuk Industri

Share This :

  

9/ 10 (Excellent)


Berita Lainnya :
 

RSS Feed PT. KPB Nusantara
Bookmark

 
Perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan

Perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan

Komoditas PTPN
Teh Karet Minyak Sawit
Gula Kopi Kakao